Wednesday, March 02, 2005

Rie... seandainya aku tak mengabaikanmu.
seandainya masih ada waktu tuk memperbaiki semua, ku berjanji takkan mengecewakanmu.
#-----------------------------------------------------------------------#
seorang gadis manis tersenyum, dalam keceriaanya tersirat sepi.
banyak cerita yg dia sampaikan tp begitu byk rahasia yg tak terungkap.
dalam ruang ramai tempatnya berteduh hatinya kerap merasa rindu.
tak ada kasih dan sayang...?
kemanakah kan kau cari yg kau rindukan..?
carilah... kejarlah kasih itu...tapi jgn lari ketika kasih itu menghampiri.
jgnlh kau menyendiri dalam sepi... dan jgn kau berteman dengan getir..
karena aku disini... dengan segenggam cinta dan kasih.
tak banyak tetapi tulus... untukmu
#-----------------------------------------------------------------------#

Friday, February 25, 2005

Kenapa Ummat Islam diberi Allah Sistem Penanggalan Qomariyah (Hijriyah)...? 

Mau tahu kenapa Allah memberi ummat Islam tahun qomariyah? (hijriyah) Kita tahu bahwa bumi miring 23,5 derajat sehingga musim2 di bumi berlangsung dinamis. Kalau misalnya Islam menggunakan tahun Masehi (berdasarkan peredaran matahari) sebagai sistem penanggalannya, maka bila seandainya bulan puasa itu ditetapkan pada bulan Nopember maka orang-orang di Eropa akan mengalami bulan puasa pada saat musim dingin terus tanpa henti sampai kiamat. Sebaliknya di Australia bulan puasa akan di musim panas terus sampai kiamat. Tidak adil khan? Sebab lamanya waktu berpuasa (jam dalam sehari) umat Islam di muka Bumi akan berbeda-beda.Lihat... saya ambil contoh di Eropa saja.
Dengan adanya tahun qomariyah, maka umat Islam di Eropa dapat berpuasa di musim dingin, semi, panas dan musim gugur. Satu siklus puasa di musim dingin, semi, panas dan musim gugur adalah 33 tahun. Contoh, pada tahun 1972 puasa pas bulan Oktober - Nopember. Di eropa bulan-bulan itu adalah saatnya musim dingin (akhir musim gugur). Maka pada kira-kira tahun 2005 puasa di dunia juga akan berlangsung di bulan Oktober - Nopember juga. Nah di antara tahun 1972 s/d 2005 bulan puasa di Eropa berturut-turut bisa berlangsung pada musim semi, musim panas dan musim gugur.
Dari sini dapat dilihat betapa adilnya Allah memberikan tahun qomariyah itu kepada umat Islam sehingga orang-orang Eropa tidak berpuasa di musim panas yang siangnya lebih panjang dari malam secara terus menerus. Kadang kala mereka mereka berpuasa pada saat musim dingin yang siangnya lebih pendek dari malam hari.Sehingga kalau di total, puasa selama satu siklus (33 tahun / 33 kali bulan puasa) maka akan ditemukan waktu puasa rata-rata yang relatif sama antara semua muslim di muka Bumi.Demikian pula dengan ibadah haji dan Hari-hari Besar Islam lainnya, semuanya bisa berlangsung di dalam suasana yang berbeda-beda, bisa berlangsung dalam suasana musim hujan, musim kemarau, musim salju, musim semi, musim gugur dll.Hal ini menunjukkan bahwa Allah memang telah memberikan kepada kita Ummat Islam suatu sistem penanggalan yang begitu canngih, dinamis dan adil.Semoga bermanfaat

sumber myquran.com

Tuesday, February 08, 2005

Tiga soalan satu tamparan 

PEMUDA : Anda siapa Dan apakah bisa
menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda :Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Kiyai :Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan :
1.Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya

2.Apakah yang dinamakan takdir?

3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu
tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda
ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu
ada?
Pemuda :Ya!
Kiyai :Tunjukan pada saya wujud sakit itu!
Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.
Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Pemuda :Tidak.
Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.
Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.
Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.
Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.


Wednesday, October 20, 2004

SELAMAT PAK SBY... PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 

Hari ini Susilo Bambang Yudhoyono telah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya ucapkan selamat dan semoga sukses. Buktikan bahwa Bapak tidak sekedar mengumbar janji, tetapi juga memberikan bukti. Mari kita buktikan bersama-sama.!!!

Terima kasih buat ibu Megawati atas pengorbanannya selama ini. Semoga mendapat pahala dari Allah SWT. Meskipun saya sedikit kecewa dengan sikap Ibu yang kurang elegan dalam mengakhiri masa tugas Ibu sebagai Presiden RI. Seyogyanya Ibu bersikap sebagai seorang negarawan dan politikus sejati dengan mengucapkan selamat kepada Bapak SBY sesaat setelah SBY secara resmi diumumkan sebagai Presiden RI terpilih hasil Pemilu, dan menghadiri acara pelantikannya.

Tapi... itu semua sudah lewat... sejarah baru segera dimulai. Mari kita bersama-sama memperbaiki diri dan berkorban untuk kemajuan bangsa ini......



Thursday, October 14, 2004

Ramadhan : A Turning Point Or A Mere Tradition ?  

Menjelang Ramadhan ini ada hal-hal menarik yang dapat di renungkan. Sebagai manusia spriritual, saya berusaha menggali dan memahami makna dibalik kegiatan ritual tersebut. Sebagai mahluk sosial, sejauh waktu dan kewajarannya memungkinkan, saya pun ikut membaur dalam ‘ritual-ritual’ sosial yang sudah membudaya pada masyarakat lokal dimana saya tinggal.Sebagai salah satu rukun islam, puasa yang kita jalani sejak kecil tidak serta merta menumbuhkan kesadaran ( self consciousness) saat melaksanakannya. Waktu kecil saya lakukan puasa karena orang tua menanamkan pengertian surga-neraka sebagai konsekuensi atas kebaikan dan keburukan yang kita lakukan, dan puasa adalah suatu bentuk kebaikan. Selain itu, puasa, dalam pikiran kecil saya yang sangat terbatas pada saat itu, adalah suatu latihan untuk menjadi orang dewasa. Namun setelah dewasa, puasa juga belum tentu punya makna yang dalam bagi yang melaksanakannya.Dalam usaha mencari makna, sebagai manusia yang cenderung lebih menghargai rasio daripada intuisi banyak hal yang dapat dilakukan, misalnya melalui penalaran, penelitian, pembuktian dan sebagainya. Sebagai contoh, sudah banyak ahli di bidang kesehatan dari dalam dan luar negeri yang memperkenalkan detoksifikasi yaitu, proses pembuangan racun/toksik yang mengendap dalam tubuh kita melalui puasa. Gaya hidup dan pola makan yang cenderung tidak sehat, memungkinkan mengendapnya racun dalam tubuh kita dan harus segera dibersihkan. Menurut Andang Gunawan ,seorang Ahli Gizi yang juga penulis buku Food Combining, tubuh segera akan memberi "peringatan" manakala sudah harus dibersihkan. Kondisi ini disebut asidosis. Saat itu keasaman tubuh sudah terlalu tinggi hingga rentan terhadap penyakit. Padahal keseimbangan asam basa bagi tubuh yang sehat antara 7,3 - 7,5. Gejala awal asidosis antara lain, sering sakit kepala, asma, sinusitis, mudah alergi, sering pilek, batuk, dan flu, sering kembung, sembelit, mag, kulit berjerawat, keputihan, napas dan keringat bau, dan kelebihan berat badan. Nah, kalau gejala-gejala tersebut sudah dialami, saatnyalah kembali berpuasa, tidak makan dan minum dalam periode waktu tertentu.Selain itu telah dibuktikan bahwa emosi dan stress yang tidak terkendali atau sikap mental yang negatif dapat menekan sistem kekebalan tubuh sehingga penyakit mudah menyerang. Para pakar telah membuktikan bahwa 50%-80% penyakit akut dan kronis dapat dilatarbelakangi oleh emosi dan stress. Selain dari penelitian yang dibuktikan dengan data2 empiris tersebut, ternyata ritual puasa juga cukup dikenal hampir di semua agama, termasuk antara lain ajaran Tao dan Yahudi yang tujuan akhirnya kurang lebih adalah pengendalian diri untuk mencapai keseimbangan. Dalam Islam pentingnya berpuasa dapat ditemukan dalam Al Quran, "Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" (QS2:183). Namun berdasarkan pemahaman masyarakat yang sangat beragam, ada yang memaknai puasa hanya sekedar tidak makan dan minum, ada pula yang sekedar pengendalian emosi yang efektif hanya di bulan ramadhan saja. Sehingga puasa sama sekali tidak merubah pemikiran dan tingkah laku secara fundamental. Hal ini mungkin disebabkan karena paradigma surga-neraka saat masih kecil dulu masih mendominasi pemahaman orang-orang dewasa. Menurut Arvan Pradiansyah, tingkatan tertinggi yang dilaksanakan orang yang berpuasa adalah puasa spiritual. Intinya adalah merasakan kehadiran Tuhan dalam keseharian kita. Inilah sebenarnya tujuan utama puasa yaitu menjadi orang yang taqwa, dimana definisi taqwa secara tepat bukanlah “takut” tetapi “dekat”. Fenomena baru lagi dimasyarakat kita, khususnya di perkotaan adalah munculnya tradisi-tradisi baru yang mengikuti ramadhan yang saya sebut dengan ritual-ritual sosial, seperti banyaknya undangan makan bersama sebelum ramadhan tiba, demikian juga undangan berbuka puasa yang kadang disajikan dengan berlebihan. Dapat juga kita amati acara ngabuburit menjelang berbuka, yang bahkan dilakukan ditempat-tempat yang justru tidak mendukung maksud dan tujuan berpuasa. Masih banyak lagi tradisi-tradisi yang pada dasarnya cukup bermanfaat dilihat dari sisi hubungan sosial (silaturahmi) namun akhirnya sering mengaburkan makna substantial dari Ramadhan itu sendiri. Menurut pandangan saya, Bulan Ramadhan adalah waktu dimana kita berkesempatan membersihkan racun-racun fisik dan emosi yang mengendap dalam tubuh kita dengan berpuasa pada siang hari dan sekaligus membersihkan racun2 hati dan pikiran yang merusak mental-spritual dengan melakukan ratil dan perenungan pada malam hari. Hal ini adalah salah satu bentuk hubungan pribadi (P to P) antara Tuhan dan Manusia dimana khususnya pada bulan Ramadhan, dibukakannya pintu rahmat/petunjuk bagi orang2 yang memang berusaha meluangkan waktu terutama malam hari untuk melakukan rattil (study alquran) dan kontemplasi (perenungan yang dalam). Dan hanya orang-orang yang berhasil dalam berpuasa, melakukan rattil dan perenungan itulah yang akan mendapat petunjuk dengan terbukanya pintu hati dan pikiran akan kebenaran dan menguatkan keyakinan untuk kembali pada fitrah manusia sebagai khalifah dan co-creator alam semesta. Petunjuk inilah yang disimbolkan sebagai Lailatul Qadar, bahwa ada satu malam dimana kita dapat merasakan adanya perubahan secara fundamental dalam diri kita sehingga kita merasa terlahir kembali dengan paradigma baru, paradigma yang fitrah, seperti kupu-kupu cantik yang baru keluar dari kepompong setelah memutuskan bahwa hidupnya harus berubah. Saya yakin hal ini tidaklah mudah, karena perubahan menuju paradigma yang fitrah tidak dapat dicapai hanya dalam satu bulan. Hal ini membutuhkan proses yang harus terus-menerus diasah dan diperjuangkan setiap saat sehingga dapat diwujudkan dan dibuktikan melalui perbuatan.Lailatul Qadar merupakan klimaks dari usaha dan perjuangan yang telah kita lakukan untuk selalu cenderung pada kebenaran dan kebaikan Sekali lagi bahwa Lailatul Qadar bukanlah seperti mitos Bintang Jatuh, sebagaimana manusia berlomba-lomba memprediksi tanda-tandanya secara fisik dengan keyakinan bahwa seluruh dosa akan terhapus begitu saja saat menyaksikannya. Lailatul Qadar hanya datang pada orang-orang yang memang memenuhi syarat untuk mencapai derajat tertentu sebagai manusia yang mampu kembali fitrah. Setiap manusia punya kesempatan yang sama untuk mencapainya. Sekarang tergantung kemampuan kita memilih dari pilihan-pilihan hidup yang ada karena tuhan menganugerahkan kekuatan terbesar pada manusia sebagai ciptaan-Nya yang istimewa, yaitu Kekuatan Memilih (The Power to Choose).
by -- eka_d
MyQ Newbie

Monday, May 31, 2004

Google Rilis Blogger Versi Baru
Kini, Weblog Bisa Di-update Via E-mail

Google secara resmi merilis versi baru Blogger.com dengan beragam fitur-fitur anyar. Ini adalah pengembangan pertama yang dilakukan Google.com setelah mengakuisisi layanan pembuatan weblog gratis tersebut dari Pyra Labs sejak 2003 lalu.

Blogger.com baru kini dilengkapi dengan fasilitas yang memudahkan para pemilik blog untuk meng-update webnya kapan saja dan di mana saja. Update isi blog kini bisa dilakukan lewat e-mail. Tak hanya e-mail lewat PC, namun juga e-mail yang dikirim via ponsel dan PDA.

Untuk memasukkan info baru via e-mail, pengguna harus membuat alamat Mail-to-Blogger dalam Blogger e-mail settings. Selanjutnya tinggal data baru tinggal dikirim, dimana judul pesan akan menjadi judul berita/info dan pesan dalam e-mail menjadi info baru blog.

Selain itu, setting untuk tampilan blog pun bertambah. Fitur baru yang ditambahkan merupakan hasil kerjasama Google dengan Adaptive Path dan perusahaan desain visual Stopdesign. Kini tersedia 26 template halaman web baru yang disisipi dengan fasilitas pemberian komentar setiap berita dan Post Pages. Yang terakhir adalah fasilitas untuk menampilkan setiap berita dan komentar mengenainya dalam satu halaman web. (komputeraktif.com)

Monday, April 26, 2004




detikcom - Jakarta, Arsenal akhirnya memastikan sebagai juara Premiership di musim ini meskipun ditahan imbang oleh Tottenham Hotspur 2-2. Sementara rivalnya, Chelsea menyerah 1-2 dari Newcastle United, Minggu (25/4/2004).

Hasil imbang di White Hart Lane tetap tidak mampu menahan The Gunners untuk meraih juara. Pasalnya, Arsenal yang sudah memimpin 10 poin sudah tidak mungkin terkejar dari Chelsea yang masih menyisahkan tiga pertandingan.

Arsenal mengumpulkan 82 poin dari 34 pertandingannya. Sedangkan Chelsea yang memiliki 72 poin dan sudah tidak mungkin dapat dikejar karena maksimal hanya dapat meraih 81 pertandingan tersisa.

Ini adalah gelar Premiership ke-13 kalinya bagi Arsenal. The Gunners tinggal mencoba mengejar rekor tidak terkalahkan di empat pertandingan sisa guna menjadi klub kedua setelah Preston North End di tahun 1888-89.

Aroma pesta di White Hart Lane memang sudah terlihat saat para pendukung The Gunners telah siap merayakannya. Begitu juga skuad asuhan Arsene Wenger ini mencoba memastikan pesta mereka di akhir pekan ini.

Saat pertandingan baru berjalan tiga menit, Patrick Vieira sudah membuat The Gunners memimpin. Lewat sebuah serangan balik Vieira menyambut umpan Dennis Bergkamp guna menjebol gawang Spurs.

Robert Pires semakin membuat pesta Arsenal di White Hart Lane akan sempurna setelah membuat klubnya memimpin 2-0. Gol ini kembali dari kejelian Bergkamp membuat umpan terobosan ke Vieira dan diteruskan ke Pires di menit ke-35 .

Namun, Spurs mampu memberikan perlawanan yang sengit. Di menit ke-62, Jamie Redknapp memperkecil kekalahan menjadi 1-2. Meskipun Arsenal tetap mencoba menekan pertahanan Spurs namun tuan rumah tetap memberikan perlawanan.

Menjelang akhir pertandingan kiper Jehn Lehmann melakukan kesalahan fatal dengan mendorong Robbie Keane. Wasit segera menunjuk titik putih dan diselesaikan dengan baik oleh Keane guna menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hasil imbang ini sudah cukup bagi Arsenal untuk merebut gelar Premiership. Usai wasit meniupkan peluit panjang, Henry dan kawan-kawan mengelilingi stadion dan melambaikan tangan kepada para suporternya.

Sukses di White Hart Lane ini juga menjadi ulangan saat menjadi juara Liga Inggris pada 1971. Sementara pesta kemenangan Arsenal sebagai juara Liga Premier pada 2002 dilakukan di kandang Manchester United di Old Trafford.

Meski demikian kepastian Arsenal menjuarai Premier League di kandang Spurs ini ini berkat kekalahan Chelsea di St James Park. Rival utama, Arsenal ini menyerah 1-2 oleh gol penentu striker gaek Alan Shearer.

Chelsea sempat memimpin lebih dahulu lewat gol Joe Cole di menit ke-5. Namun Newcastle yang berjuang mendapatkan tiket ke Liga Champions berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Shola Ameobi di menit ke-43.

Hasil pertandingan Liga Inggris, Minggu (25/4/2004):

Leeds 1 (Harte 83-pen)
Portsmouth 2 (Yakubu 9, LuaLua 51)

Birmingham 2 (Forssell 34, Morrison 41)
Wolves 2 (Cameron 6, Cort 75)

Newcastle 2 (Ameobi 44, Shearer 48)
Chelsea 1 (Cole 5)

Tottenham 2 (Redknapp 62, Keane 90)
Arsenal 2 (Vieira 3, Pires 35) (key)

This page is powered by Blogger. Isn't yours?